Rabu, 06 Januari 2010

BAZ KOTA PALANGKA RAYA BANTU PENGUSAHA KECIL

Setelah memberikan bantuan beasiswa kepada pelajar berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu dibeberapa sekolah MI / SD, kali ini tanggal 26 Desember 2009 Badan Amil Zakat Kota P. Raya menyalurkan dana ZIS yang dilaksanakan di Musholla Kantor Depag Kota P. Raya, yaitu usaha pemberdayaan ekonomi warga melalui bantuan dana bergulir bagi pengusaha kecil.
Dana bergulir sebagai penguat modal usaha itu, menurut Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kandepag Kota P. Raya H. Muhdianor Hadi, S. Ag, dana tersebut diberikan kepada 25 pengusaha kecil dengan jumlah pinjaman masing-masing Rp. 1 Juta.
"Karena ini dana umat, maka mereka wajib mengembalikannya sesuai dengan ketentuan dan tidak dipungut bunga ataupun biaya administrasi," ucap H. Muhdianor Hadi, S. Ag yang juga sebagai Sekretaris II BAZ Kota P. Raya.
Dalam Sambutannya Muhdi berpesan, agar dana tersebut betul-betul digunakan untuk meningkatkan usaha, bukan untuk hal yang konsumtif. sehingga diharapkan ke depan para pengusaha kecil tersebut bukan lagi menjadi penerima bantuan, tapi menjadi yang memberikan bantuan kepada pengusaha kecil lainnya.
Pada kesempatan itu juga, Muhdi menjelaskan bahwa para pemohon bantuan dana tersebut telah melebihi 50 permohonan, namun keterbatasan dana anggaran maka baru 25 pemohon yang dikabulkan dan itu akan berlanjut berputar kepada pemohon yang selanjutnya.
Sementara itu Kepala Kantor Depag Kota P. Raya Drs. H. Masrani Arsyad melalui Kasubbag TU H. Zulis Sujiono, SE dalam sambutannya mengatakan, masih minimnya dana ZIS di BAZ Kota P. Raya, karena masih rendahnya kesadaran dan kepercayaan umat kepada BAZ, lalu ada kepercayaan bahwa menyalurkan zakat, infaq dan shadaqah langsung kepada mustahiq jauh lebih afdhol daripada ke BAZ.
"ini jadi tugas kita bersama termasuk para penerima bantuan dana bergulir untuk meluruskan pendapat mereka itu keliru, selain itu juga tugas pengurus BAZ untuk memperbaiki manajemen agar kepercayaan para muzakki ataupun para dermawan juga membaik," ucapnya.
Pada kesempatan itu juga, Zulis meminta kepada para penerima bantuan untuk betul-betul bertanggung jawab, sehingga akan timbul kepercayaan baik dari pengurus BAZ maupun para pembayar zakat.

Jumat, 25 Desember 2009

TIADA KATA TERLAMBAT UNTUK MENGUCAPKAN RASA TERIMA KASIH...

Sebelumnya kami mengucapkan permohonan ma'af yang sebesar-besarnya atas keterlambatan kami untuk menginformasikan hasil keseluruhan dari penerimaan selama bulan suci ramadhan 1430 H kemaren. Secara total kami sampaikan jumlah penerimaan adalah sebanyak Rp. 28.482.000,- dari beberapa penyetor seperti Kantor Dinas / SKPD seKota Palangka Raya, Sekolah-Sekolah seKota Palangka Raya, Para Jama'ah Calon Haji Kota Palangka Raya 1430 H, dan Masyarakat Muslim Kota Palangka Raya. Sebagai ucapan terima kasih kami, kami do'akan semoga para muzakki sekalian akan mendapatkan berkah dan pahala yang berlipat ganda atas apa yang telah di salurkan kepada kami BAZ Kota Palangka Raya. sebagai salah satu wujud kami dalam menerima amanah tersebut, kami akan melaksanakan pentasyarufan Bantuan Pinjaman Dana Bergulir bagi Pengusaha Kecil Kurang Mampu pada hari sabtu tanggal 26 Desember 2009 di Musholla Kantor Departemen Agama Kota Palangka Raya. Kedepan akan kami wujudkan juga salah satu program favorit orang tua yang memiliki anak laki - laki, yaitu SUNATAN MASSAL, maka pada saat pelakasanaan HARI AMAL BHAKTI DEPARTEMEN AGAMA KOTA PALANGKA RAYA 2010 nantinya akan dilaksanakan kegiatan tersebut.

Senin, 30 November 2009

REFORMASI PEMIKIRAN KAUM DHUAFA

Perekonomian kita secara umum dikatakan terpuruk. Namun ternyata ini hanya dirasakan oleh masyarakat kecil, masyarakat miskin, atau menengah. Merekalah yang setiap hari kebingungan mencari pemenuhan kebutuhan pokok. Pangan, sandang dan papan. Meskipun banyak diantara mereka yang tidak menyadari bahwa mereka tergolong masyarakat miskin, mengingat hidup pas-pasan atau kekurangan demikian telah membiasa. Tidak dipungkiri bahwa disekitar kita banyak yang hidupnya sangat jauh dari kita. Kalau hanya sekedar untuk makan mungkin mereka tidak begitu masalah, namun ketika harus membiayai sekolah anak-anaknya, ketika harus menanggung biaya pengobatan rumah sakit, mereka sangat sulit memenuhinya. Saat seperti demikian baru menyadarkan bahwa mereka termasuk katagori miskin. Pola pikir mereka yang demikian ini sangat perlu kita perhatikan dan kita upayakan untuk diperbaiki. Apabila masyarakat yang demikian ini tidak kita pikirkan dan diupayakan untuk sadar dan kemudian berjuang untuk melepaskan diri dari kemiskinan, maka tidak mustahil generasinya juga akan punya pola pikir yang sama, sehingga tidak akan pernah terjadi peningkatan kualitas ekonominya.
Keadaan masyarakat yang seperti ini terjadi pula di kampung kita, di lingkungan kita, di daerah kita. Siapa yang harus melakukan pembenahan ini? Tidak ada lain kecuali kita sendiri. Salah satu cara yang dituntunkan dalam Islam adalah dengan mengoptimalkan sedekah, infaq, ataupun shadaqoh. Kata mengoptimalkan mempunyai makna menyadarkan keseluruhan umat agar senang, rutin, dan konsisten. Apabila sodaqoh ini distribusinya dikoordinir secara benar dan profesional, maka, bukan tidak mungkin kemiskinan segera dapat dientaskan dan diselesaikan. Terdapat perilaku yang salah di masyarakat kita. Justru dengan kondisi kemiskinan yang sedemikian terasa, banyak oknum yang memanfaatkan kesempitan ini. Banyak sekali bank-bank keluarga, bank-bank pribadi (rentenir) yang menjadikan orang miskin sebagai nasabah. Namun sangat ironis, dalam kondisi kemiskinan yang menghimpit justru pinjaman dikenakan bunga yang cukup fantastik. 10% perbulan, sehingga kalau dihitung pertahun jatuhnya 120%. Bunga inilah yang dinamai riba. Orang miskin telah kekurangan dan dirundung kesulitan. Bunga seberapapun akan diiyakan karena sangat membutuhkan, misal demi terbayarnya pengobatan di rumah sakit, demi dapat memberi makan keluarga, demi diterimanya anak sebagai pegawai negeri, TNI/POLRI, atau karyawan perusahaan. Ketika pada saatnya harus melunasi dalam 3 bulan, dia belum bisa, bunga yang harus dibayarkan dijadikan pokok pinjaman lagi, hingga dalam 1 tahun, pokok pinjaman bisa dua kali lipat. Kondisi ini akan semakin menyengsarakan mereka. Apakah tidak lebih baik jika mereka bukan diberi pinjaman yang tidak berbunga atau bahkan diberi sedekah sebagai bentuk bantuan pada mereka?
Dalam program BAZDA Kota Palangka Raya, ada tercantum program yang berusaha pengentasan kemiskinan lewat diluncurkanya bantuan Dana Bergulir – tanpa bunga – tanpa jaminan, sehingga harapan kedepan kaum dhuafa – masyarakat kecil dapat terbantu dan berkurang beban yang mereka derita dan terhindar dari praktek-praktek riba..
Dan jika (orang berutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (Albaqoroh 28), Allah telah memberi peringatan pada kita dengan firmannya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman (Albakoroh 278). Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya (Al Baqoroh 279).
Kita perlu renungkan kembali, meminjamkan uang dengan membungakan (riba), disamping menyengsarakan peminjam, sebenarnya tidak menambah kekayaan si empunya uang namun justru malah akan menyusutkan kekayaan mereka di sisi Allah. Sebaliknya pemberian zakat akan melipat gandakan pahala dari Allah, bahkan pahala yang berupa materi beberapa saat kemudian setelah proses zakat selesai.
Kesadaran masyarakat akan berzakat/bersedekah perlu juga kita tingkatkan sehingga pemasukan yang dialami BAZDA Kota Palangka Raya dapat bertambah dan dapat pula program-program yang telah dicanangkan dapat berjalan seperti Bantuan bagi Muallaf, Musyafir, Bea Siswa Miskin, Sosial Keagamaan – Bea Pengobatan Masyarakat Miskin, dan lain sebagainya, maka tujuan utama upaya pengentasan kemiskinan masyarakat Kota Palangka Raya dapat teratasi.
Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.(Al Hadid 18). Oleh karena itu Allah telah menjamin tidak akan menjadi miskin orang yang bersedekah.
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi tobat kepadamu maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Amujaadillah 13)
Maka kita renungkan kembali saudara-saudara kita tetangga kanan kiri kita yang nasibnya masih belum seberuntung kita, untuk tidak menambah beban mereka tetapi bagaimana kita ikut andil dalam mengatasi masalah ekonomi mereka, meskipun hanya berupa ide atau advis, dengan mengunjungi blog kami di www.bazkotapalangkaraya.blogspot.com dan facebook kami di bazkotapalangkaraya@gmail.com atau ke LAYANAN JEMPUT ZAKAT DI 0536-3385319. mari kita tetap berupaya dan berdoa agar kita dihindarkan dari membebani orang lain dengan menerapkan bunga pada orang-orang yang kita bantu. Kita hindarkan riba, kita galakkan zakat dan sedekah, Insya Allah kita akan termasuk orang-orang yang beruntung.

Selasa, 20 Oktober 2009

KASUBDIT ZAKAT DEPARTEMEN AGAMA RI BERKUNJUNG KE KALTENG

Ahlan Wasahlan... Pak Kasubdit... di Kota Cantik Palangka Raya...
Bertepatan sehari setelah pelantikan bapak Presiden kita Bapak Susilo Bambang Yodhoyono dan Wakil Presiden Bapak Boediono, hari ini Rabu tanggal 21 Oktober 2009, Penyelenggara Zakat dan Wakaf serta Sekretariat Badan Amil Zakat Kota Palangka Raya kedatangan tamu istimewa dari Departemen Agama Pusat yaitu Bapak Kasubdit Zakat - Bapak Ishbir. Kunjungan beliau kali ini tidak hanya ke Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kandepag Kota Palangka Raya dan Sekretariat BAZ Kota Palangka Raya saja, akan tetapi juga sebelumnya beliau juga mengunjungi Bidang HAZAWA Kanwil Depag Prov. Kalteng dan BAZDA Provinsi Kalimantan Tengah.
Beliau banyak memberikan masukan kepada kami tentang bagaimana pengelolaan zakat yang profesional dan memberikan semangat kepada segenap pengurus BAZ Kota Palangka Raya untuk bekerja lebih giat lagi sehingga apa yang telah diupayakan sebelumnya menjadikan BAZ Kota Palangka Raya ini sebagai wadah pengumpulan yang resmi didukung oleh pemerintah - sukses dan maju.
Kedepan diharapkan juga oleh Kasubdit bahwa perlu diadakannya inovasi-inovasi / gebrakan yang dahsyat sehingga baik itu pengumpulan maupun pendayagunaan zakat, infaq maupun shadaqah dapat menghasilkan titik yang memuaskan dan semoga dapat membantu usaha pengentasan kemiskinan, utamanya warga muslim Kota Palangka Raya.

Kamis, 08 Oktober 2009

KESADARAN DAN KEIKHLASAN JAMA'AH HAJI KOTA PALANGKA RAYA

Baru-baru ini Pengurus Badan Amil Zakat Kota Palangka Raya mengadakan pengumpulan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah bagi para jama'ah calon haji Kota Palangka Raya tahun 2009 di Asrama Haji Palangka Raya, yang bertepatan dengan pelaksanaan Program Pembelajaran Manasik Haji bagi calon jama'ah haji yang akan berangkat ke tanah suci mekkah pada tanggal 27 - 28 Oktober 2009 mendatang.
Dari pengumpulan tersebut telah terkumpul sejumlah perolehan sebesar Rp. 6.520.000,-. perolehan ini akan kami salurkan kepada yang berhak, sebagaimana program Badan Amil Zakat Kota Palangka Raya laksanakan selama ini.
Kami segenap Pengurus badan Amil Zakat Kota Palangka Raya, mengucapkan banyak terima kasih. Kami do'akan semoga para jama'ah sekalian mendapatkan kesehatan, kekuatan, ketabahan dan keikhlasan yang berlipat ganda, serta mendapatkan haji yang mabrur...

Rabu, 16 September 2009

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KAMI SEGENAP PENGURUS BADAN AMIL ZAKAT KOTA PALANGKA RAYA MENGUCAPKAN MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN 1 SYAWAL 1430 H, SEMOGA AMAL IBADAH KITA DIBULAN SUCI RAMADHAN DITERIMA OLEH ALLAH SWT, SISA SEBAGIAN HARTA YANG KITA SALURKAN BAGI YANG KURANG MAMPU MENJADI BERKAH DAN BERLIMPAH GUNA MODAL KITA DALAM BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT..... AMIN.

Minggu, 06 September 2009

KADAR ZAKAT FITRAH DINILAI DENGAN RUPIAH RAMADHAN 1430 H

PENGUMUMAN

Nomor : Kd.15.06/7/BA.03.2/2093/2009

Dari : Kepala Kantor Departemen Agama Kota Palangka Raya

Ditujukan kepada : Kaum Muslimin se Kota Palangka Raya

Hal : Penetapan Kadar Zakat

Isi Pengumuman :

Berdasarkan hasil musyawarah Kepala Kantor Departemen Agama dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kota Palangka Raya, Ormas – Ormas Islam, Tokoh Agama / Tokoh Masyarakat pada tanggal 05 September 2009 M / 15 Ramadhan 1430 H telah ditetapkan sebagai berikut :

A. Zakat Fitrah berupa Beras :

1. Kadar Zakat Fitrah seberat 2,5 Kg per jiwa.

2. Jenis dan kualitas beras yang dikeluarkan adalah sesuai dengan jenis dan kualitas yang dikonsumsi sehari – hari ( sesuai dengan syariat Islam ).

B. Zakat Fitrah yang dinilai dengan uang, telah ditetapkan ada 4 tingkatan :

1. Harga beras Rp. 5.500,- X 2,5 Kg = Rp. 13.750,-

2. Harga beras Rp. 6.500,- X 2,5 Kg = Rp. 16.250,-

3. Harga beras Rp. 7.500,- X 2,5 Kg = Rp. 18.750,-

4. Harga beras Rp. 9.000,- X 2,5 Kg = Rp. 22.500,-

Diharapkan Muzakki ( Pembayar Zakat ) dapat memilih tingkat kadar zakat sesuai dengan yang dikonsumsinya.

C. FIDYAH

Merupakan pengganti puasa bagi seseorang yang tidak mampu melaksanakan puasa dengan alasan tertentu. Nilai Fidyah ditentukan sebesar 1 MUD atau ¾ Kg beras/makanan sehari, untuk diberikan kepada orang miskin. Kadar Fidyah ditetapkan ada 4 tingkatan :

1. Harga beras Rp. 5.500,- X ¾ Kg = Rp. 4.125,- per orang per hari,

2. Harga beras Rp. 6.500,- X ¾ Kg = Rp. 4.875,- per orang per hari,

3. Harga beras Rp. 7.500,- X ¾ Kg = Rp. 5.625,- per orang per hari,

4. Harga beras Rp. 9.000,- X ¾ Kg = Rp. 6.750,- per orang per hari,

Atau disesuaikan dengan ukuran makanan yang dikonsumsi pembayar Fidyah sehari-hari.

D. ZAKAT MAAL

Zakat Maal sebesar 2,5 % per Tahun / Haul dengan batas Nisab minimal senilai harga 91,92 gram Emas[1]

Demikian, untuk diketahui.

Palangka Raya, 05 September 2009

Kepala,

Drs. H. Masrani Arsyad

NIP. 19640912 198603 1 003

Tembusan :

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama

Prov. Kalteng di Palangka Raya.



[1] Direktorat Pemberdayaan Zakat-Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Depag RI 2008, Zakat, Ketentuan dan Permasalahannya, hal. 18.

BAZDA KOTA PALANGKA RAYA

BAZDA KOTA PALANGKA RAYA
LOGO BAZ KOTA PLKR

WUJUD PERHATIAN SEKRETARIS II BAZ KOTA P. RAYA

WUJUD PERHATIAN SEKRETARIS II BAZ KOTA P. RAYA

FOTO BARENG ACARA DANA BERGULIR 2009

FOTO BARENG ACARA DANA BERGULIR 2009